Berita Terbaru
Loading...
Minggu, 24 Juli 2016 Dibaca 0 kali

Pintar Zebua: Duta Wisata Kota Gunungsitoli Akan Diusulkan Jadi Tenaga Honorer

Dok.pemilihan duta wisata kota Gunugsitoli |Foto: WNC
Gunungsitoli,- Menanggapi informasi terkait duta wisata Kota Gunungsitoli yang tidak mendapat honor ketika melaksanakan tugas baik dalam penyambutan tamu-tamu daerah maupun mempromosikan potensi wisata Kota Gunungsitoli, Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Dispadbudpora), Pintar Zebua mengatakan akan mengusulkan Duta Wisata tersebut menjadi tenaga honorer di Pemerintahan Kota Gunungsitoli.

Ia juga mengaku bahwa para Duta Wisata tersebut sebelum diangkat jadi tenaga honorer memang tidak mendapat honor bulanan dari Pemerintah.

Hal itu dikatakan oleh Pintar Zebua kepada wartanias.com melalui telepon selullernya, Sabtu (23/07/2016). 

"Memang tidak ada honornya setelah keluar sebagai pemenang duta wisata terkecuali dia itu bekerja sebagai honorer di Pemerintahan Kota Gunungsitoli. Gak ada dana dari APBD kami untuk honor tiap bulannya itu,"kata Pintar.

Menurut dia, para duta wisata yang bekerja melakukan penyambutan kepada tamu daerah atau melakukan tugas mengalungkan bunga kepada tamu adalah difasilitasi oleh instansi yang mengundang mereka melakukan tugas dimaksud.

"Siapa yang mengundang mereka itu yang mempersiapkan seluruh fasilitas mereka, seperti yang kemarin itu waktu penjemputan wisatawan dari Guangzhou China di Bandara yang memfasilitasi berupa seluruh kegiatan itu melalui Bagian Umum Pemerintah Kota Gunungsitoli, Bukan Disparbudpora,"kilahnya.

Kedepan ini, lanjut Pintar, para duta wisata yang keluar sebagai pemenang pada ajang pemilihan duta wisata tersebut akan diusulkan kepada Wali Kota Gunungsitoli untuk diangkat menjadi tenaga honor dan bukan tenaga Outscorsing di Pemerintahan Kota Gunungsitoli.

"Jadi setiap pemenang duta wisata itu nanti saya usulkan kepada Wali Kota supaya diikat kontrak bagi yang tidak dalam duduk bangku. Artinya saya usulkan anak-anak ini siapa yang tidak punya kerja ya. Seperti duta wisata tahun 2014 hari itu saya usulkan dia di bagian Humas. Bukan outcorsing juga tetapi sebagai honorer sebagai penerima-penerima tamu yang datang di Kota Gunungsitoli dan setiap bulan dia mendapat honor disitu dari Pemerintah sebagai tenaga honorer,"ujarnya.

Pengangkatan menjadi tenaga honorer di Pemerintahan Kota Gununsitoli itu ditambahkan Pintar Zebua tergantung kesiapan dan keinginan para Duta Wisata tersebut. Mereka diberi hak untuk memilih pekerjaanya masing-masing. Bahkan kalau ada yang penerimaan PNS para duta wisata itu yang lebih diutamakan.

"Tapi itu semua tergantung pada yang bersangkutan kalau memang dia tidak kuliah ke seberang atau tidak dapat kerja artinya tidak mengganggu pekerjaan lainnya dia diberi kesempatan. Jadi kita akan mengusulkan mereka itu sebagai Honor. Masa kerja honorer itu tidak terbatas tergantung pemerintahnya kalau membutuhkan terus. Dan kalau ada informasi penerimaan PNS ya itu diutamakan,"tambahnya. (Budi Gea)
Back To Top