Berita Terbaru
Loading...
Selasa, 05 Juli 2016 Dibaca kali

SMK Pariwisata Gunungsitoli Telah Dibuka, Siswa Yang Belajar Tidak Dipungut Biaya

Rombongan walikota dan ketua HIMNI saat meninjau lokasi
SMK Pariwisata |Foto:Budi Gea
Gunungsitoli,- Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pariwisata Kota Gunungsitoli akan menampung anak didik dari seluruh Kabupaten Kota yang ada di Kepulauan Nias. Seluruh siswa yang menuntut ilmu di Sekolah itu tidak dipungut biaya alias gratis.

Sekolah Pariwisata yang dikelola oleh Pemerintah Kota Gunungsitoli itu berada di Desa Hilihao, Kecamatan Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli tepat di Lokasi SMK Negeri 2 Gunungsitoli. SMK Pariwisata membuka dua jurusan kepada anak didik yaitu Jurusan Usaha Perjalanan Wisata dan Akomodasi Perhotelan.

Hal itu dikatakan Wali Kota Gunungsitoli kepada wartanias.com saat meninjau lokasi SMK Pariwisata itu bersama Ketua Umum HIMNI yang juga sebagai anggota DPR RI, Marinus Gea bersama rombongan, Senin (04/07/2016).

"Sekolah itu nantinya terbuka untuk umum dan terbuka kepada seluruh siswa dari kepulauan nias serta berguna untuk kebutuhan Kepulauan Nias serta siswa yang akan belajar disana nanti tidak mengeluarkan biaya,"ucap Wali Kota.

Biaya pendidikan dan juga biaya asrama bagi Siswa yang menuntut ilmu disana menurut Wali Kota akan ditampung dalam anggaran dana BOS dan juga bantuan dana melalui siswa yang berprestasi.

Ia mengakui bahwa saat ini fasilitas di SMK N 2 Gunungsitoli itu masih minim dan kedepan pihaknya akan terus membenahi dengan melakukan pembangunan.

"Kami barusan melihat lokasi Sekolah Pariwisata itu dimana lokasinya tadi masih jauh dari harapan. Jadi saya sudah kasih petunjuk tadi bahwa dalam waktu dekat harus benahi sekolah itu dengan menyediakan sarana yang lengkap termasuk nanti kita akan bangun asrama,"ucap Lakhòmizaro.

Selain menyediakan seluruh fasilitas dan sarana yang layak sebagai SMK Pariwisata ia juga mengatakan telah berkoordiansi kepada Pemeritah pusat melalui Kementerian Pendidikan untuk membagun hotel di Lokasi SMK tersebut untuk disewakan kepada wisatawan yang berkunjung di Pulau Nias.

"Hotel itu nanti bisa kita sewakan kepada wisatawan yang mau menginap dan juga sebagai tempat praktek dari anak didik yang sekolah disitu,"ujarnya.

Lakhòmizaro berharap agar program Pemerintah di Kepulauan Nias secara umum dalam mengembangkan Pariwisata tersebut dapat didukung oleh masyarakat sebab menurut dia andalan Pendapatan Asli Daerah kedepan diutamakan dari sisi Pariwisata.

SMK Pariwisata tersebut telah dibuka penerimaan siswa baru pada tahun ajaran 2016 ini. Informasi yang didapatkan pendaftaran dimulai tanggal 27 Juni sampai 16 Juli 2016.

Ditempat yang sama, Ketua Umum Himpunan Masyrakat Nias Indonesia (HIMNI) dan juga sebagai anggota DPR RI, Marinus Gea mengatakan pihaknya ikut meninjau lokasi Sekolah Pariwisata tersebut sebagai fasilitator dari pemerintah pusat kepada Pemerintah Daerah sekepulauan Nias.

"Kami sebagai fasilitator saja antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat, kita akan mengkomunikasikan banyak program demi membantu pemerintah Kepulauan Nias untuk mendaratkan semua program itu yang searah dengan tujuan menjadikan Pulau Nias menjadi desntinasi wisata,"ungkapnya. (Budi Gea)
Back To Top