Berita Terbaru
Loading...
Kamis, 25 Agustus 2016 Dibaca kali

Diduga Karena Angin Kencang, Plafon Diruang Chek-In Bandara Binaka Ambrol

Beberapa petugas membersihkan plafon yang ambrol di ruang
Chek_In Bandara Binaka
Gunungsitoli,- Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur Kota Gunungsitoli dan sekitarnya akhir-akhir ini mengakibatkan sejumlah bangunan mengalami kerusakan. Seperti di Bandara Binaka Gunungsitoli, sejumlah kerusakan terjadi di bandara tersebut. Salah satunya, plafon di ruangan Chek-in ambrol, Kamis (25/08/2016).

Pelaksana harian (Plh) Kepala Bandara Binaka Gunungsitoli Roniziduhu S membenarkan soal runtuhnya plafon di ruangan Chek-in itu. Kerusakan itu disebabkan karena angin yang berhembus sangat kencang tadi pagi sekitar pukul 06:55 WIB

"Memang ada kerusakan karena angin luar biasa kencang di sini tadi pagi sekitar pukul 06:55 Wib tepat dibagian ruangan chek-in maskapai Garuda,"kata Roniziduhu saat berbincang dengan wartanias.com di bandara binaka, Kamis (25/08/2016).

Menurut dia, peristiwa ambrolnya plafon di bandara tersebut tidak mengakibatkan korban luka bagi penumpang.

Selain plafon yang ambrol di ruangan chek-in, insiden lain juga terjadi di sekitar ruangan keberangkatan bandara tersebut. Dibeberapa sudut atas ruangan terlihat bekas air diduga karena atap bandara sering bocor.

"Kalau kita lihat secara visual yang rusak itu sekitar 2 meter. Jadi sudah kita bersihkan dan keadaan bandara sudah normal kembali,"ucapnya.

Bangunan di terminal bandara binaka tersebut menurut Roniziduhu memang baru selesai dibangun awal tahun 2016. Namun mengenai kualitas bangunan akan dikonfirmasi kembali kepada pimpinan bandara. Sedangkan plafon yang ambrol menurut dia akan diperbaiki kembali dalam waktu dekat.

Informasi yang diperoleh wartanias.com plafon yang ambrol di Terminal Keberangkatan bandara Binaka itu cukup parah. Langit-langit yang ambrol tepat berada di tempat chek-in penumpang maskapai Garuda Indonesia.

Saat kejadian, beberapa penumpang yang sedang Chek-in sempat berlarian menghindari rerutuhan plafon tersebut. (Budi Gea)
Back To Top