Terbaru

Bule Jepang tertipu Ratusan Juta dengan Modal Menikah Di Nias Selatan

Bule asal jepang menunjukan fot
Nias Selatan,- Kepulauan Nias hingga kini masih menjadi andalan sektor pariwisata terutama Kabuaten Nias Selatan, Kepulauan Nias masih menjadi magnet bagi para pelancong baik dalam dan luar negeri.

Ironisnya, sejumlah orang justru memanfaatkan Nias Selatan dan sejumlah lokasi wisata yang dipenuhi pelancong mancanegara untuk keuntungan pribadi dengan cara-cara licik. Diduga para turis asing kerap menjadi objek pemerasan, penipuan bahkan kekerasan.

Seperti dilansir dari Kompas.com, nasib memprihatinkan justru menimpa turis asal Jepang, Masakazu Ishihara (48) berprofesi sebagai Juru Masak di negaranya, mengaku telah ditipu oleh keluarga Putri Siska Wa’u senilai 170 juta Rupiah.

Menurutnya, saat berkunjung ke Nias Selatan pada tahun 2014 lalu, ia berkenalan dengan seorang gadis bernama Putri Siska Wa’u yang masih berusia 16 tahun kala itu, dan keduanya yang dimabuk asmara berjanji akan menikah tahun ini jika Putri telah genap berusia diatas 18 Tahun , itu pun setelah persetujuan kedua orang tua Putri dan Masakazu Ishihara menyanggupi seluruh permintaan keluarga asalkan menikah dengan buah hatinya.

Naas saat akan menikah, yang direncanakan pada tanggal 14 Juni 2016 lalu, pasangannya raib entah kemana, disaat akan menguruskan passport buat Putri yang rencana setelah menikah langsung di boyong ke negara asalnya.

Setelah dicari kesana kemari oleh keluarga, Masakazu Ishihara pun langsung membuat laporan pengaduan ke Mapolres Nias Selatan, dengan laporan Penipuan, yang dilakukan oleh orang tua Putri bernama Liran yang diduga bersekongkol dengan anaknya.

Bule dari negara Jepang itu melaporkan orang tua Putri karena menurut pengakuannya seperti yang ada dalam laporan Polisi, orang tua putri lah yang menerima sejumlah uang.

“saya kemari itu mempertanyakan perihal perkembangan kasus yang sudah terlaporkan bulan juni lalu, namun hasilnya sangat mengecewakan, polisi nias selatan mengaku belum dapat penyelidikan akibat tidak adanya pelaku,” kata Masakazu Ishihara, di Pantai Sorake, Kamis (15/09/2016) dilansir dari kompas.com.

laki-laki paruh baya itu dengan penampilan seperti orang pribumi hanya tertunduk lesu, mengenang kisah-kisahnya bersama pujaan hatinya yang  kini hilang begitu saja.

Saat kasus ini ditanyakan melalui telepon seluler kepada Kapolres Nias Selatan AKBP Robert Kennedy Aritonang, mengatakan bahwa kasus tersebut memang sudah dilaporkan di Mapolres Nias pada saat AKBP Robert Dacosta menjabat Kapolres Nias Selatan dan hingga kini masih dalam penyelidikan.

“laporan sudah lama masuk dan sudah diterima oleh penyidik, namun  kasus itu masih dalam penyelidikan penyidik di Bagian Reskrim,” Tegas Kapolres Nias Selatan AKBP Robert Kennedy Aritonang, melalui telepon seluler Kamis (15/09/2016).

Bule dariJepang itu berharap kasus ini dapat segera tertuntaskan, meskipun sedikit kendala, yakni calon isteri dari Masakazu Ishihara masih dalam pencarian, dan sejumlah bukti dari Masakazu Ishihara juga sudah ditangani oleh Satuan Reskrim Polres Nias Selatan. (Red)

Iklan

Loading...
 border=