Berita Terbaru
Loading...
Kamis, 12 Januari 2017

Dana APBN 82 Miliar Habis, Bangunan Dermaga Ro-Ro di Idanoi Masih Belum Selesai

Dermaga kapal ro-ro yang menghabiskan dana 82 miliar |Foto: BD
Gunungsitoli,- Proyek pembangunan dermaga kapal roll on - roll off (Ro-Ro) di Desa Siwalubanua II Kecamatan Gunungsitoli Idanoi hingga kini telah menghabiskan dana sebesar 82 Miliar rupiah. Anehnya, Walau sudah menelan dana miliaran rupiah dari APBN tersebut, pembangunananya masih belum selesai hingga sekarang.

Padahal, Mantan Wali Kota Gunungsitoli Martinus Lase saat meletakkan batu pertama pada pembangunan dermaga itu, Rabu (19/08/2015) mengatakan Dermaga atau Pelabuhan kapal tersebut akan selesai dibangun dan dapat beroperasi pada bulan oktober 2016.

Ditemui dilokasi pembangunan dermaga, koordinator pekerja Ferianus HS Gea kepada wartanias.com, Rabu (11/01/2017) mengaku pekerjaan yang sedang mereka kerjakan saat ini adalah lanjutan pembangunan dermaga.

"Dana yang 82 miliar tersebut adalah pembangunan tahap pertama dan kedua. Sedangkan yang kami laksanakan saat ini adalah pekerjaan lanjutan dengan dana yang berbeda,"kata Ferianus Gea.

Ia mengaku bahwa anggaran 82 Miliar tersebut digunakan untuk memasang tiang pancang dermaga sebanyak 120 titik dan mengecor jembatan dermaga sepanjang 180 meter serta membangun pagar beton dilokasi dermaga.

"Kontraktornya masih yang lama yakni PT. Mitra Perkasa Jaya,"ujarnya.

Koordinator pekerja tersebut juga mengatakan bahwa pekerjaan yang menghabiskan dana 82 Miliar telah di PHOkan pada tahun 2016 yang lalu.

Untuk diketahui, Dirjen Perhubungan darat Kementerian Perhubungan RI Nimrod Doloksaribu kepada wartanias.com pernah mengatakan bahwa anggaran pembangunan dermaga kapal Ro-Ro itu bersumber dari APBN.

"Untuk tahun ini, anggaran dicairkan sebesar 50 Miliar dan tahun 2016 dicairkan 32 miliar jadi biaya keseluruhan adalah 82 Miliar,"kata Nimrod pada (19/08/2015) silam.

Hingga berita ini ditayangkan, wartanias.com masih berusaha melakukan konfirmasi kepada pihak Dirjen Perhubungan Laut RI dan Dinas Perhubungan Kota Gunungsitoli. (Budi Gea)
Back To Top