Berita Terbaru
Loading...
Sabtu, 10 Juni 2017

Lestarikan Budaya Nias, SMK Negeri 3 Gunungsitoli Gelar Pentas Seni Siswa

Pentas Seni Siswa Di SMKN 3 Gunungsitoli |Foto: Ferry
Gunungsitoli - Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 3 Gunungsitoli gelar kegiatan pentas seni siswa dalam rangka memeriahkan kegiatan ekstrakurikuler dengan tema Menggugah semangat seni tanpa batas serta meningkatkan kreaktifitas, prestasi dan berkarya mewujudkan siswa berkarakter.

Kegiatan pentas seni yang digelar dihalaman depan SMK Negeri 3 tersebut dilaksanakan semata - mata untuk melestarikan budaya Nias. Hal tersebut disampaikan oleh  Yarman zendratô S.Pd. saat menyampaikan laporan ketua panitia, Jumat (09/06/2017).

Dalam laporannya, Yarman juga menyampaikan bahwa sumber dana kegiatan tersebut berasal dari Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan dana Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMK Negeri 3 Gunungsitoli serta partisipasi dari pihak yang tidak mengikat. 

Lebih jauh, Yarman mejelaskan bahwa kegiatan tersebut diikuti oleh siswa/i SMK Negeri 3 dan dilaksanakan selama tiga hari terhitung sejak tanggal 07 hingga 09 Juni 2017.

"Kegiatan ini kita gelar selama 3 hari dan puncak kegiatannya dilaksanakan hari ini, dua hari sebelumnya tanggal 7 sampai 8 Juni 2017 kita gelar perlombaan olah raga tradisional antar siswa diantaranya lomba  Rago Ue (sepak takrau_red), Lari Kuda Sole, Terompah Panjang, Sky Berjalan serta disusul dengan Pameran masakan tradisional khas Daerah Nias dan kemudian pada hari ini adalah puncak acaranya sekaligus menampilkan beberapa pergelaran seni budaya seperti Sekapur Sirih, Miniatur Falöwa, Famadögö Omo atau Tari Hiwö serta tari Etnis," ujar Yarman.

SMK Negeri 3 Gunungsitoli merencanakan pembentukan sanggar seraya berharap dukungan dari pemerintah. Harapan tersebut disampaikan oleh kepala sekolah, Meirisman Halawa, M.Pd disela - sela penyampaian kata sambutan.

"Kita berharap peran aktif dari Pemerintah Kota Gunungsitoli dalam hal ini Dinas Pariwisata agar mendukung rencana pembentukan sanggar di SMK Negeri 3 ini," Ucap Meirisman.

Menurutnya, pelestarian budaya Nias sangat perlu dipupuk dan dikembangkan khususnya didunia pendidikan. Karena menurut penilaiannya budaya - budaya Nias mulai terkikis. (Ferry Harefa)
Back To Top