Berita Terbaru
Loading...
Sabtu, 15 Juli 2017 Dibaca kali

Wabub Nias Membuka Secara Resmi Pencanangan Bulan Deteksi Dini Kanker Seviks

Wabub nias menggunting pita |Foto: Budi Gea
Nias,- Pelaksanaan pencanangan bulan deteksi dini kanker serviks dalam rangka HUT BPJS Kesehatan ke-49 di Kabupaten Nias dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Nias Arosokhi Waruwu di UPT Puskesmas Hiliweto Gido Kabupaten Nias, Kamis (13/07/2017)

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Gunungsitoli Rudhi Suksmawan Hardhiko pada sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan itu dilaksanakan di seluruh Indonesia dan di wilayah Kepulauan Nias.

Selain itu, kagiatan serupa juga dilaksanakan  di masing-masing Puskesmas yang dimulai dari tanggal 13 sampai 31 Juli 2017.

Pelayanan diberikan khususnya bagi kaum wanita yang peduli akan kesehatan rahimnya melalui pemeriksaan IVA untuk mencegah kanker leher rahim dimana tidak dikenakan biaya namun cukup dengan membawa kartu JKN-KIS yang masih aktif.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nias Marthin L Harefa pada sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kepala BPJS Kesehatan Cabang Gunungsitoli atas kepercayaan yang diberikan dengan di pusatkannya pencanangan bulan deteksi dini kanker serviks di wilayah Kabupaten Nias khususnya Hiliweto Gido.

"Kepada seluruh masyarakat Kabupaten Nias khususnya kaum wanita kiranya menjauhkan rasa malu guna memeriksa kesehatannya melalui pemeriksaan IVA untuk mencegah kanker serviks itu sendiri,"harapnya.

Sementara Wakil Bupati Nias dalam arahan dan bimbingannya mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun ke-49 kepada BPJS Kesehatan sekaligus atas nama Pemerintah Kabupaten Nias menyambut baik pelaksanaan Bulan Deteksi Dini Kanker Serviks dengan harapan melalui kegiatan itu bisa meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait upaya deteksi dini penyakit khsusnya kanker serviks.

Menurut Wakil Bupati, berdasarkan data WHO, setiap tahun ribuan wanita meninggal karen kanker serviks yang menempati peringkat teratas sebagai penyebab kematian wanita dunia. Sementara di Indonesia pada data sistem informasi rumah sakit 2010, kanker tertinggi pada perempuan adalah kanker payudara yang mencapai 12.014 kasus dan kanker serviks sebanyak 5.349 kasus.

"Untuk itu Pemkab Nias melakukan kegiatan ini,"katanya.

Pantauan wartanias.com, usai menyampaikan arahan dan bimbingannya Wakil Bupati Nias bersama Kepala BPJS Kesehatan Cabang Gunungsitoli dan Kadis Kesehatan Kabupaten Nias dan beberapa tokoh lainnya melakukan pengguntingan pita pertanda dimulainya kegiatan pencanangan dimaksud sekaligus melakukan pemotongan bolu dalam rangka HUT BPJS ke-49.

Sebelum dilaksanakannya pemeriksaan deteksi dini kanker serviks bagi kaum wanita, dr. Alexia melakukan sosialisasi singkat kepada kaum wanita yang berkesempatan hadir.

Ia menjelaskan bahwa kanker serviks cenderung mempengaruhi wanita yang aktif secara seksual yang pada tahap awal biasanya tidak memiliki gejala. Sementara gejala yang paling umum ditemukan adalah terjadinya pendarahan pada alat kelamin wanita yang terjadi setalah berhubungan seks di luar masa menstruasi atau setelah monopause. (MM)
Back To Top