Jalan Penghubung Antar-Desa di Bawolato Nias Amblas, Satu Unit Mobil Pikap Terperosok Masuk Lubang
Nias – Sebuah video yang memperlihatkan satu unit mobil pikap Isuzu Traga terperosok ke dalam lubang besar akibat amblasnya badan jalan di Desa Sindrondro, Kecamatan Bawolato, Kabupaten Nias, viral di media sosial pada Jumat (21/8/2026).
Peristiwa tersebut sempat melumpuhkan total akses transportasi darat untuk kendaraan roda empat di wilayah tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari rekaman video warga dan laporan di lapangan, insiden ini terjadi saat mobil pikap bermuatan penuh tersebut melintasi jalan penghubung antar-desa yang kondisinya memang sudah lama mengalami keretakan. Diduga karena tidak kuat menahan beban kendaraan dan struktur tanah yang labil akibat guyuran hujan, aspal jalan tiba-tiba amblas hingga membentuk lubang menganga yang cukup dalam.
Bagian depan dan roda sebelah kiri mobil pikap tersebut langsung terperosok masuk ke dalam lubang, membuat kendaraan miring dan terjebak di tengah jalan. Warga sekitar yang berada di lokasi langsung berdatangan untuk memberikan pertolongan.
Menerima informasi mengenai kemacetan dan adanya kendaraan yang terjebak, personel Polsek Bawolato segera turun ke lokasi kejadian. Bersama dengan puluhan warga setempat, petugas kepolisian bergotong-royong mengevakuasi mobil pikap tersebut dengan alat seadanya. Proses evakuasi berlangsung cukup dramatis dan memakan waktu beberapa jam sebelum akhirnya mobil berhasil ditarik kembali ke badan jalan yang aman.
Kapolsek Bawolato menyatakan bahwa tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun, akibat amblasnya jalan utama tersebut, pihak kepolisian terpaksa memberlakukan sistem buka-tutup jalur darurat yang hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda dua secara bergantian demi mencegah ambruknya sisa badan jalan yang ada.
Hingga sore hari, arus lalu lintas untuk kendaraan roda dua sudah mulai berangsur normal secara perlahan. Pihak kepolisian mengimbau kepada para pengendara, khususnya roda empat atau kendaraan bermuatan berat, untuk sementara waktu mencari jalur alternatif lain atau ekstra waspada saat melintasi kawasan, mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi memicu kerusakan jalan lebih parah. (Red)





