Terbaru

Beredar di Facebook, Anak SD Tunangan di Nias Utara

Pertunangan anak SD di Nias Utara |Foto:
Istimewa
Nias Utara,- Video sepasang Anak yang diketahui masih duduk di Sekolah Dasar sedang melaksanakan pertunangan beredar di media sosial Facebook. Video tersebut  diunggah pertama sekali akun Yenti Kristiani Gea Kharis sekitar pukul 16.00 WIB. Dalam komentar akun Siti Lawolo menuliskan bahwa pertunangan dilaksanakan di Namohalu, Nias Utara, Senin (4/6/2018).

Pada akun tersebut diketahui bahwa anak laki-laki berinisial IG saat ini duduk dibangku SD kelas VI dan AG kelas V yang dalam video terlihat melaksanakan prosesi adat pertunangan, dimana anak laki - laki memberikan 'bola nafo' (tempat sirih-red) kepada seorang perempuan tua yang diduga ibu dari anak perempuan yang bertunangan. 

Usai menerima 'bola nafo' yang diberikan, perempuan tua tersebut memeriksa dan mengambil cincin serta memberikannya kepada anak laki - laki tadi. Lalu anak laki - laki itu dituntun untuk memasangkan cincin ditangan anak perempuan tunangannya.

Terlihat juga, perempuan tua tadi mengeluarkan beberapa lembar uang seratus ribu rupiah dari 'bola nafo' dan memperlihatkannya kepada orang - orang yang diduga saudaranya. 

Selain mengunggah video, akun Yenti Kristiani Gea Kharis juga mengungah foto - foto pertunangan tersebut. Pada akun tersebut status yang sama di unggah sebanyak 4 kali. 

Status facebook tersebut pun akhinya mendapat beragam tanggapan dari publik media sosial diantaranya;

" Klu boleh jangan ditiru dan jangan dibudayakan hal seperti ini, karena dapat berpengaruh pada psikologis anak, dan  merusak karakter generasi. Mumpung kalau orangtuanya dapat menjamin mengarahkan dan mendidik anaknya dalam iman, kalau tidak pasti berpengaruh buruk. Anak-anak sekarang tidak seperti dulu, patuh, sopan, taat dan menuruti aturan yang diberikan oleh orangtua. Terima kasih, semoga dapat dipahami," tulis akun Falentinus Zebua.

"Waduh,sangat prihatin sekali klo seperti ini generasi anak bangsa. Zaman sekarang sudah berkembang bukan zamannya lagi untuk saling menjodohkan anaknya oleh Orang tua apalagi anak tersebut dibawah umur. Kepada Orang tua beri kebebasan kepada Anak untuk meraih cita-cita dan impiannya bukan mengajari anak agar cepat-cepat menikah," tulis akun Yanto Gea

Akun facebook lainnya menjelaskan bahwa kedua anak yang tunangan tersebut, tidak langsung menikah. Namun menunggu usia mereka dewasa dan tujuan pertunangan tersebut juga dikatakan untuk mempererat tali silaturahmi kedua keluarga.

" gak ada yg perlu d prihatin kan say,,,  karna tunangan itu, bukan langsung menikah, tapi lama perjalanan, tunggu mereka dewasa, Jadi jangan langsung prasangka dulu, Itu hanya mempererat kekeluargaan aja jadi kita ambil positifnya aja, terimakasi" tulis akun Alce Gea Hulu.

Hingga berita ini diturunkan, status yang pertama sekali mengunggah video dan foto pertungan tersebut telah dibagikan sebanyak 258 kali, mendapatkan komentar 168 dan ditanggapi 151 akun. (Budi Gea)

Iklan

Loading...

Terbaru

Gunungsitoli

Nias

Nias Utara