Terbaru

Warga Labuhanbatu Minta Perhatian Pemerintah untuk Perbaiki Kerusakan Jalan

Sihar saat di labuhan batu |Foto: istimewa
LABUHANBATU - Paguyuban Putra Jawa Kelahiran Sumatera (Pujakesuma) dan warga Desa Sidorukun Kecamatan Pangkatan Kabupaten Labuhanbatu mengadu ke Sihar Sitorus soal perhatian pemerintah terhadap kondisi Jalan By Pass Sidorukun.


"Dulu, jalan ini asalnya dari tanah yang kami relakan untuk pembuatan jalan, tanpa ada kami minta ganti rugi. Ini saat kepemimpinan Bupati Pak HT Milwan. Tapi kondisinya sekarang, jalannya rusak. Apa yang sudah kami relakan, sia-sia. Tidak ada pengertian sedikit pun," ungkap salah seorang warga yang juga anggota Paguyuban Pujakesuma Labuhanbatu, Puji Rahayu kepada Sihar, Rabu (13/6/2018).


Direlakannya tanah untuk pembuatan akses jalan itu, dengan imbalan sertifikat tanah milik warga. Namun, hal tersebut tak kunjung diterima warga. "Kesepakatannya saat  itu, tanah kami relakan, kami dapat sertifikat. Tapi tidak terjadi, kami tidak ada terima sertifikat sampai sekarang," beber wanita yang akrab disapa Yayuk itu.


Dijelaskannya, direlakannya tanah warga tersebut untuk pembuatan jalan sebagai akses bagi kendaraan, yang juga bertujuan untuk warga sendiri. "Memang kami tidak menyesal, karena tanah yang kami relakan itu, jadinya harga tanah kami tinggi," akunya.


Menanggapi hal ini, Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Sumatera Utara, Sihar Sitorus mengatakan, persoalan infrastruktur tersebut sudah menjadi program utama pasangan calon (Paslon) nomor urut dua itu dalam dua tahun. "Persoalan jalan sudah kami programkan beres dalam waktu dua tahun. Ini menginspirasi saya. Banyak kondisi jalan yang rusak, termasuk jalan status provinsi," ungkap pendamping Djarot Saiful Hidayat itu menjawab keluhan Yayuk.


Dalam kesempatan tersebut, Sihar juga mohon doa dan dukungan warga serta Paguyuban Pujakesuma Labuhanbatu dalam pentas Pilkada Serentak Sumatera Utara 2018 ini. "Bawa Sumut dalam doa kita semua. Begitu juga Pak Djarot dan saya. Kita bersama-sama bergotong royong dalam membangun Sumatera Utara," pungkas Sihar. (red/rls)

Iklan

Loading...
 border=