Terbaru

11 Orang Kembali Positif Covid-19, 1 Meninggal, Total 65 Kasus di Gunungsitoli

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Gunungsitoli |Foto: @budi_gea 

Gunungsitoli,- Kasus positif Covid-19 berdasarkan hasil Swab TCM di Kota Gunungsitoli menjadi 65 orang pasca 11 orang terkonfirmasi positif sejak Sabtu 05/09/2020 hingga senin 07/09/2020 hari ini. Selain itu, satu orang dikonfirmasi meninggal dunia hari ini.


Hal tersebut disampaikan oleh juru bicara gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kota Gunungsitoli yang juga Kepala Dinas Kominfo Pemko Gunungsitoli Onahia Telaumbanua disamping kepala Dinas Kesehatan Wilser Napitupulu, Senin (07/09/2020).


"Sejak hari sabtu sampai hari senin hari ini, terkonfirmasi 11 orang kasus Positif Covid-19 di Gunungsitoli bertambah. Dengan demikian, maka total kasus covid-19 Kota Gunungsitoli sampai hari ini adalah 65 orang," ujar Onahia.


11 orang yang positif Covid-19 tersebut adalah sebagai berikut:


1. JW, (43), perempuan, jalan sudirman pasar Gunungsitoli. Hasil Swab 1 september di laboratorium medan. Hasilnya positif sekarang isolasi mandiri. Pekerjaan ibu rumah tangga. 


2. AS, (41), perempuan, domisili di desa hilina'a Kecamatan Gunungsitoli, dinyatakan positif tanggal 6 sept 2020. Swab di RS siloam medan. Saat ini di isolasi di kecamatan 50 Kabupaten Batubara. PNS di UPTD Puskesmas gusit. 


3. OH,(55), laki-laki, domisili dahana Gawu-Gawu, tgl swab 7 sept. Swab rsud gusit. Dan yg bersangkutan meninggal 6 September 2020. Pns di dinas peryenakan kb nias. 


4. ST, (22), perempuan, Domisili jalan Yamin, Kelurahan pasar Gunungsitoli, posif pada 7/9/2020 berdasarkan hasil TCM di RSUD Gusit. Isolasi di hotel caesar. Mahasiswa di IKIP Gunungsitoli. 


5. VZ, 31,perempuan, domisili di Sifalaete Tabaloho, positif 7/9/2020 hasil TCM di RSUD Gunungsitoli, isolasi di RSUD Gunungsitoli (bergejala). Pekerjaan PNS di Puskesmas Gunungsitoli Barat. 


6.OBVZ,(25), Perempuan, domisili di Desa Sifalaete Tabaloho, hasil TCM Gunungsitoli. Isolasi mandiri, pekerjaan honor di RSUD Gunungsitoli. 


7. LL, (36), perempuan, domisili di Jalan Diponegoro kelurahan ilir. Berdasarkan hasil TCM Gunungsitoli. Isolasi mandiri. PNS atau dokter di RSUD Gunungsitoli. 


8. MNG, (26), perempuan, domisili desa miga. Hasil swab 4 sept 2020 oleh klinik bunda thamrin medan. Saat ini isolasi mandiri. Pekerjaan Staf BPJS Kesehatan Cabang kota Gunungsitoli. 


9. JFL, (32), laki-laki. Domisili jalan tirta. Berdasarkan Swab TCM pada 4 September 2020 di bunda thamrin medan. Sekarang isolasi mandiri.  Pekerjaan Staf BPJS Kesehatan Cabang kota Gunungsitoli. 


10. ENAH, (28) perempuan. Desa Lasarabahili. Berdasarkan swab PCR pada 4 September 2020 di RS bunda thamrin. Isolasi mandiri. Pekerjaan Staf BPJS Kesehatan Cabang kota Gunungsitoli. 


11. IA, (22), laki-laki. Domisili di jalan Yosudarso dekat masjid saombo gusit. Berdasarkan hasil swab PCR 4 September 2020 di klinik bunda thamrin medan. Saat ini Isolasi mandiri. Pekerjaan Staf BPJS Kesehatan Cabang kota Gunungsitoli. 


Kemudian dari 11 orang yang bertambah positif tersebut, 1 orang dinyatakan meninggal dunia berinisial, OH (55) Warga Desa Dahana Gawu-Gawu. 


"Dengan demikian total yang meninggal 4 orang," ucapnya. 


Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Wilser Napitupulu menjelaskan bahwa OH sebelum meninggal hasil pemeriksaannya adalah reaktif dan setelah meningal dilakukan Swab TCM di RSUD Gunungsitoli dan hasilnya positif. 


"tempat OH tertular tidak bisa dipastikan. Ada kemungkinan di RSUD,"Jelasnya. 


Proses pemakaman OH dilakukan sesuai protokoler kesehatan covid-19 di halaman rumah yang bersangkutan Pukul 15:00 WIB sore tadi. 


"tidak ada yang menolak atau keberatan. Karena sebenarnya yang dilarang dalam peraturan tentang pemakaman covid-19 adalah

Kerumunan orang yang menghadiri pemakaman itu," ujar Kadis Kesehatan Wilser


Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 terus menghimbau masyarakat agar lebih meningkatkan penerapan protokol kesehatan covid-19 dalam beraktivitas sehari-hari seperti memakai masker, sering mencuci tangan dan menjaga jarak aman. (Budi Gea

Iklan

Loading...
loading...