Terbaru

Wali Kota Gunungsitoli Hadiri Pelantikan DPC PBB Khusus Kepulauan Nias

Wali Kota Gunungsitoli bersama Ketua DPD PBB Sumatera Utara |Foto: istimewa 

Gunungsitoli,- Wali Kota Gunungsitoli Ir. Lakhomizaro Zebua hadiri acara Pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Cabang Pemuda Batak Bersatu (PBB) Khusu Kepulauan Nias Periode 2022-20027 di Taman Yaahowu Kota Gunungsitoli, Sabtu (05/11/2022)

Dalam sambutannya, Wali Kota Gunungsitoli menyampaikan atas nama Pemerintah Kota Gunungsitoli, mengucapkan selamat kepada pengurus yang dilantik menjadi Pengurus DPC PBB khusus Kepulauan Nias. 

"Saya berharap saudara-saudara dapat memegang amanah dari jabatan yang dipercayakan untuk dilaksanakan dengan sebaik-baiknya serta penuh rasa tanggung jawab," ujarnya.

Pada umumnya, Wali Kota Lakhömizaro mengatakan suku Batak dimanapun berada telah dikenal solid dan kuat dalam hubungan persaudaraan, tidak terkecuali yang berdomisili dikepulauan Nias dan secara khusus yang berada di wilayah Kota Gunungsitoli.

Ia berharap wadah organisasi yang disebut PBB itu akan sangat berperan dalam kehidupan sosial kemasyarakatan dimana menarik tangan yang lemah, membela hak yang tertindas dan bersama-sama bergandengan tangan membangun kehidupan untuk lebih baik.

“Di sisi lain, kita tahu bahwa dalam menjalankan sebuah roda organisasi seperti ini bukanlah hal yang mudah, berbagai tantangan datang dari luar maupun dari internal organisasi itu sendiri, terlebih lagi organisasi ini yang merupakan Komunitas Pemuda, yang terdiri dari kelompok Intelek, pemikiran dan cendekiawan, tentu saja akan banyak ide dan gagasan, kritik pahit dan pedas, pertentangan dan perbedaan pendapat yang akan menjadi warna sari perjalanan organisasi ini kedepan," tuturnya.

Namun, menurut dia harus pahami bahwa setiap tantangan itu juga yang akan menjadikan  kita besar dan semakin kokoh dan itu hanya dapat terwujud bila setiap persoalan dihadapi dengan ketenangan dan juga dibutuhkan kedewasaan dalam berpikir. 

"Untuk itu kami berharap kepada pengurus yang dilantik, kiranya tetap mengedepankan musyawarah mufakat dan dibuang ego yang berlebihan serta pikirkan kepentingan seluruh anggota dalam setiap mengambil keputusan," ungkapnya. (Red)

Iklan

Loading...
loading...
 border=