Terbaru

 border=

BRI Gunungsitoli Digitalisasi Transaksi di Pemerintah Kota Gunungsitoli


Gunungsitoli,- Dalam mendukung digitalisasi dilingkungan Pemko Gunungsitoli, BRI Gunungsitoli hadir dengan memberikan literasi digital terlebih dahulu kepada Pemda dan masyarakat di daerah Kota Gunungsitoli. Salah satu bentuk literasi digital yang dilaksanakan adalah dengan mengadakan bimtek untuk penggunaan CMS yang saat ini sudah dilaksanakan oleh seluruh OPD di wilayah Pemko Gunungsitoli.

Hal itu disampaikan Wisnu Iswahyudi selaku Departemen Head of Retail Payment and Marchant Regional Office BRI Medan saat menjadi narasumber di acara Yaahowu DigiFest 2023, di Taman Ya’ahowu Kota Gunungsitoli, Kamis (12/10/2023).


BRI menjadi nara sumber dalam acara Talk show itu mengangkat judul " KEPULAUAN NIAS MELOMPAT LEBIH TINGGI DENGAN DIG─¬TALISASI PEMBAYARAN"

"Merupakan sebuah inspirasi dari tradisi Fahombo (Lompat Batu). Tradisi atau adat fahombo biasanya dilakukan oleh para pemuda dengan melompati tumpukan batu setinggi 2 meter yang menandakan masuk ke fase kedewasaan, ketangkasan, dan keberanian," ujar Wisnu.

Dilingkungan masyarakat, BRI juga selalu mengarahkan dan memberikan pengetahuan mengenai aplikasi mobile yang disebut dengan BRIMO sebagai sarana pembayaran pajak daerah . 

"Selain itu kami juga tidak luput selalu mensosialisasikan QRIS dalam media pembayaran masyarakat," ucapnya.

Wisnu mengatakan bahwa saat ini di wilayah kepulauan nias terdapat 4.861 Merchant QRIS dan 152 merchant EDC yang dapat mengabsorb kebutuhan masyarakat dan pemerintah daerah dalam melakukan transaksi pembelanjaan sehari-hari. 

"Kami juga terus melakukan evaluasi berkala terhadap indeks ETPD (Elektronifikasi Transaksi dan Pendapat Daerah) Pemko Gunungsitoli dimana dibandingkan semester 2 tahun 2022 terjadi peningkatan di semester 1 tahun 2023 sebesar 11% dan kami berharap di semester 2 ini Pemko Gunungsitoli dapat naik ke level digital," ujarnya.

Di semester 2, BRI memiliki beberapa program untuk meningkatkat indeks ETPD tersebut diantaranya adalah Perluasan Channel pembayaran pajak daerah yang merambah ke QRIS dan E-Commerce, penerapan ETAX untuk meningkatkan pendapatan daerah, penggunaan KKPD untuk belanja daerah serta saat ini semua OPD sudah cashless dalam hal melakukan pembelanjaan melalui aplikasi CMS BRI. (Red)

Iklan

Loading...
 border=