Terbaru

 border=

YBM Brilian BO Gunungsitoli Berikan Bantuan Gerobak Brilian dan Jam Digital Masjid


Gunungsitoli, - Yayasan Baitul Maal (YBM) BRILiaN BRI Gunungsitoli memberikan bantuan kepada 6  (Enam) orang pengusaha UMKM berupa Gerobak dorong dan kepada 2 (dua) Mesjid berupa jam digital masjid, Senin (20/11/2023)

Bantuan ini merupakan salah wujud dari visi YBM yakni untuk terwujudnya masyarakat berdaya melalui pengelolaan filantropi islam yang adaptif, inspiratif, dan berkarakter.

Sementara misi YBM yakni mewujudkan transformasi organisasi melalui penguatan SDM dan sistem yang unggul, agile, inovatif, dan berbasis teknologi informasi, mewujudkan layanan prima dalam rangka intermediasi peran muzaki dan mustahik melalui penghimpunan dan pemanfaatan filantropi Islam di lingkungan BRI dan masyarakat pada umumnya, menyelenggarakan program pemberdayaan yang sinergis, berdampak, berorientasi pada kemandirian dan partisipasi guna mewujudkan masyarakat berdaya serta Memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa melalui terwujudnya peradaban zakat.

Berikut nama pengusaha UMKM penerima bantuan YBM Brilian : Dian Sadiah, Najmudin Tanjung, Nilman Gea, Nur Jannah Zega, Siti Nur Aini Purba dan Ramliatun Aceh. 


Sementara penerima jam digital mesjid adalah Masjid Al-Hikmah Bozihona Kabupaten Nias dan Mushalla Istiqomah Kelurahan Saombo Kecamatan Gunungsitoli Kota Gunungsitoli. 

Dalam sambutannya pada penyerahan bantuan tersebut, Dahlan Hariyadi selaku Branch Manager BRI BO Gunungsitoli berharap semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi penerima  untuk membantu perekonomian keluarga.

"Walaupun tidak banyak yang dapat kami bantu minimal ini salah satu bentuk kepedulian kami terhadap para pengusaha UMKM melalui YBM Brilian ini," ujarnya.

Menurut dia, pendekatan pemberdayaan ekonomi mustahik perorangan menjadi pusat perhatian bukan hanya oleh pemerintah tetapi juga pihak lembaga swadaya masyarakat. Karena usaha/perdagangan yang digeluti dinilai mampu bertahan ditengah terpaan situasi ekonomi tanah air. Pedagang gerobak pinggir jalan masih mampu bertahan di saat daya beli masyarakat sedang menurun.Industri rumah tangga juga berupa usaha makanan dan minuman di gerobak yang dijajakan di pinggir jalan masih mampu meraup untung dan menghidupkan ekonomi keluarga.

"Dagangan yang dijual bukan makanan mewah dan mahal misalnya saja usaha jajanan anak-anak, aneka minuman, makanan berat, snack dan lain sebagainya," ujarnya.


Banyak dari usaha rumahan ini yang memperoleh hasil maksimal,tapi tak jarang juga yang terpaksa kehabisan modal usaha karena ketidakmampuan dalam mengelola modal usaha, tidak memiliki akses permodalan,tidak mampu menggali potensi usaha dan faktor kebutuhan keluarga yang tinggi. 

Maka dengan itu, dalam upayanya keluar dari kemiskinan, YBM BRILiaN hadir untuk memberikan bantuan usaha berupa pemberian gerobak,modal usaha dan atribut usaha.

"Diharapkan intervensi program yang diberikan mampu membawa mustahik kekehidupan yang lebih baik," tambahnya. (BG)



Iklan

Loading...
 border=