Terbaru

Asah Skill Buat Perabot, 9 Pemuda Nias Barat Dikirim Belajar ke BBPVP Medan

 

NIAS BARAT – Guna memperluas lapangan kerja dan mencetak wirausahawan baru, sembilan perajin lokal asal Nias Barat dikirim untuk mengikuti pelatihan intensif pembuatan perabot berbasis kompetensi di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Medan. Pelepasan kesembilan utusan daerah yang akan belajar selama satu setengah bulan ini dipimpin langsung oleh Bupati Eliyunus Waruwu di kantor bupati setempat, Kamis (1/10/2026).

Pelatihan Cabinet Making (pembuatan kabinet dan perabot) tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 7 Oktober hingga 19 November 2026. Selama di BBPVP Medan, para peserta akan digembleng dengan kombinasi materi teori dan praktik intensif berstandar industri perkayuan modern.

Langkah ini diambil Pemkab Nias Barat sebagai strategi nyata untuk mengikis angka pengangguran. Dengan mengasah keterampilan teknis masyarakat, para pemuda ini diharapkan tidak hanya siap masuk ke dunia kerja, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha mandiri di daerah asal.

Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu, dalam prosesi pelepasan tersebut mengingatkan para peserta agar tidak menyia-nyiakan kesempatan emas ini. Ia menekankan pentingnya kedisiplinan dan kesungguhan dalam menyerap ilmu.

"Saya minta seluruh materi pelatihan diikuti dengan disiplin yang tinggi. Keterampilan yang diperoleh di sana harus benar-benar bisa diterapkan secara nyata saat kembali ke Nias Barat nanti, baik untuk bekerja maupun membuka lapangan usaha baru," ujar Eliyunus.

Selain keahlian teknis, Bupati juga menitipkan pesan agar kesembilan pemuda tersebut senantiasa menjaga tanggung jawab dan merawat nama baik Kabupaten Nias Barat selama menjalani masa karantina pelatihan di Medan.

Program pengiriman tenaga kerja ini merupakan bentuk sinergi berkelanjutan antara Pemerintah Kabupaten Nias Barat dengan Kementerian Ketenagakerjaan RI. Melalui penguatan pelatihan berbasis kompetensi ini, pemerintah daerah berharap dapat melahirkan mentor-mentor perkayuan baru yang mampu menggerakkan roda ekonomi kreatif di tengah masyarakat. (Red) 

Iklan

Loading...
 border=