Berita Terbaru
Loading...

Iklan

 border=  border=  border=  border=  border=  border=

Berita Terbaru

Jumat, 26 Agustus 2016
Tahun 2016 Ini Delapan Calon Jamaah Haji Kota Gunungsitoli Berangkat Ke Mekkah

Tahun 2016 Ini Delapan Calon Jamaah Haji Kota Gunungsitoli Berangkat Ke Mekkah

Calon jamaah haji foto bersama wakil wali kota gunungsitoli
Sebelum diberangkatkan ke mekkah
Gunungsitoli,- Sebanyak 8 orang calon jamaah haji Kota Gunungsitoli telah diberangkatkan ke tanah suci Mekkah oleh Pemerintah Kota Gunungsitoli, Kamis (25/08/2016). Dari 8 jamaah tersebut, 3 orang diantaranya laki-laki dan 5 orang  perempuan.

Kedelapan Calon Jamaah Haji tersebut adalah Syamsiar Telaumbanua Binti Khairini Telaumbanua ( 31 tahun), Jamal Nasir Tanjung binti Ahmad Zainun Tanjung (56 tahun), Alismawati binti Selamat (61 tahun), Wisnu Koto Bin Bustami (50 tahun), Nur Asbah Gea Binti Abdul Syarif (46 tahun), Sulaiman Harahap Bin Ibrahim Harahap (46 tahun), Tati Rosana Lase Binti Isa Lase (46 tahun), Tuti Suharni Harefa Binti Abdul Muis Harefa (45 tahun).

“Usia paling tua calon jamaah haji ini adalah Alismawati binti Selamat (61 tahun) dan paling muda adalah Syamsiar Telaumbanua Binti Khairini Telaumbanua ( 31 tahun),"ucap Kasubag Kemasyarakatan, Bagian Kessos Pemerintah Kota Gunungsitoli, Usman Mendrofa, Jumat (26/08/2016).

Menurutnya, Calon jamaah haji Kota Gunungsitoli masuk dalam Keloter (Kelompok Terbang) 25 gelombang kedua yang akan bergabung bersama caloj jamaah haji Medan Sumatera Utara.

"Calon jamaah haji dari Gunungsitoli ini akan bergabung di asrama haji medan. Mereka akan Berangkat dari medan menuju Tanah Suci Mekkah pada tanggal 28 agustus 2016 jam 00:35,"ucap Usman.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Gunungsitoli Sowa'a Laoli saat melaksanakan acara pemberangkatan secara resmi calon jamaah haji Kota Gunungsitoli di Aula Samaeri Kantor Wali Kota Gunungsitoli, Kamis (25/08/3016) mengatakan tahun 2016 ini Pemerintah Kota Gunungsitoli memberangkatkan calon Jamaah Haji sebanyak 8 orang menuju tanah suci mekah, dimana pada tanggal 20 Agustus 2016 yang lalu telah dilaksanakan acara tepung tawar jamaah calon haji yang mempunyai makna memohon kehadirat Tuhan Yang Maha Esa agar jamaah calon haji senantiasa berada dalam lindungannya sehingga menjadi haji yang mabrur dan selamat sampai ke tanah suci mekah, juga selamat kembali ketanah air dan berkumpul dengan keluarga yang tercinta.

"Atas nama Pemerintah Kota Gunungsitoli mengucapkan selamat jalan selamat menunaikan ibadah haji, mudah-mudahan perjalanannya dapat berjalan lancar tanpa adanya rintangan serta dapat selamat sampai tujuan, sehingga dengan demikian ibadah haji dapat ditunaikan sebagai wujud upaya memenuhi panggilan Allah,"kata Sowa'a saat memberikan arahan.

Sowa'a juga menitip doa dan berpesan kepada Calon Jamaah Haji untuk mendoakan Pemerintah Kota Gunungsitoli dibawah kepemimpinan Walikota Gunungsitoli Lakhomizaro Zebua dan Wakil Walikota Gunungsitoli Sowa’a Laoli agar menjadi pemerintahan yang arif dan bijaksana sebagaimana terumuskan dalam visi pemerintah Kota Gunungsitoli yaitu Kota yang Maju, nyaman dan berdaya saing.

"Saya berharap agar Calon Jamaah Haji ini dapat mengkondisikan diri untuk meningkatkan kesabaran dan menata niat secara tulus guna mendapatkan ridho dari Tuhan Yang Maha Esa, berdisiplin mengatur waktu sebaik-baiknya, berupaya menjaga kesehatan dengan mengatur makan, minum dan istirahat yang cukup, sekalian menjunjung tinggi harkat dan martabat bangsa Indonesia sebagai bangsa yang luhur, toleransi terhadap sesama umat serta menciptakan suasana damai dan akrab kepada sesama jamaah haji lainnya,"harapnya. 

Informasi yang diperolah wartanias.com, Selain delapan orang Calon Jamaah Haji dari Kota Gunungsitoli, 5 Calon Jamaah haji dari Kabupaten di Pulau Nias juga ikut di berangkatkan ke Tanah Suci. Total keseluruhan Calon jamaah Haji yang diberangkatkan se Kepulauan Nias tahun 2016 ini sebanyak 13 orang. (Budi Gea)
Kamis, 25 Agustus 2016
Diduga Karena Angin Kencang, Plafon Diruang Chek-In Bandara Binaka Ambrol

Diduga Karena Angin Kencang, Plafon Diruang Chek-In Bandara Binaka Ambrol

Beberapa petugas membersihkan plafon yang ambrol di ruang
Chek_In Bandara Binaka
Gunungsitoli,- Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur Kota Gunungsitoli dan sekitarnya akhir-akhir ini mengakibatkan sejumlah bangunan mengalami kerusakan. Seperti di Bandara Binaka Gunungsitoli, sejumlah kerusakan terjadi di bandara tersebut. Salah satunya, plafon di ruangan Chek-in ambrol, Kamis (25/08/2016).

Pelaksana harian (Plh) Kepala Bandara Binaka Gunungsitoli Roniziduhu S membenarkan soal runtuhnya plafon di ruangan Chek-in itu. Kerusakan itu disebabkan karena angin yang berhembus sangat kencang tadi pagi sekitar pukul 06:55 WIB

"Memang ada kerusakan karena angin luar biasa kencang di sini tadi pagi sekitar pukul 06:55 Wib tepat dibagian ruangan chek-in maskapai Garuda,"kata Roniziduhu saat berbincang dengan wartanias.com di bandara binaka, Kamis (25/08/2016).

Menurut dia, peristiwa ambrolnya plafon di bandara tersebut tidak mengakibatkan korban luka bagi penumpang.

Selain plafon yang ambrol di ruangan chek-in, insiden lain juga terjadi di sekitar ruangan keberangkatan bandara tersebut. Dibeberapa sudut atas ruangan terlihat bekas air diduga karena atap bandara sering bocor.

"Kalau kita lihat secara visual yang rusak itu sekitar 2 meter. Jadi sudah kita bersihkan dan keadaan bandara sudah normal kembali,"ucapnya.

Bangunan di terminal bandara binaka tersebut menurut Roniziduhu memang baru selesai dibangun awal tahun 2016. Namun mengenai kualitas bangunan akan dikonfirmasi kembali kepada pimpinan bandara. Sedangkan plafon yang ambrol menurut dia akan diperbaiki kembali dalam waktu dekat.

Informasi yang diperoleh wartanias.com plafon yang ambrol di Terminal Keberangkatan bandara Binaka itu cukup parah. Langit-langit yang ambrol tepat berada di tempat chek-in penumpang maskapai Garuda Indonesia.

Saat kejadian, beberapa penumpang yang sedang Chek-in sempat berlarian menghindari rerutuhan plafon tersebut. (Budi Gea)
Rabu, 24 Agustus 2016
Lagi, Polisi Amankan Dua Orang Yang Diduga Bandar Narkoba di Gunungsitoli

Lagi, Polisi Amankan Dua Orang Yang Diduga Bandar Narkoba di Gunungsitoli

Salah satu dari dua orang yang diamankan polisi |Foto:Budi Gea
Gunungsitoli,- Dua orang yang diduga sebagai bandar narkoba diamankan oleh personil Satuan Narkoba (Sat Narkoba) Polres Nias di sekitar jalan Sirao, Kelurahan Pasar, Kota Gunungsitoli, Rabu (24/08/2016) Siang. Dua orang laki-laki tersebut adalah EJ dan OH

Kasat Narkoba Polres Nias, AKP Arius Zega yang didampingi oleh Ps.Paur Humas Polres Nias Aiptu Osiduhugò Daeli kepada wartawan mengatakan bahwa kedua orang tersebut telah diamankan di ruang pemeriksaan Sat Narkoba. Keduanya merupakan warga Kota Medan dan warga Kabupaten Nias Selatan.

"Kami mengamankan barang bukti berupa 7 paket yang diduga narkoba jenis sabu-sabu dan telah dibungkus dengan plastik transparan berwarna putih,"ucapnya di Mapolres Nias, Rabu (24/08/2016).

Menurut AKP Arius Zega, hingga saat ini Polisi masih melakukan penyelidikan dan melakukan pengembangan untuk mengetahui dari mana barang haram tersebut dipasok.

"Keduanya diamankan saat petugas melakukan undercover buy kepada keduanya,"tambahnya.

Hingga berita ini ditayangkan, kedua orang tersebut belum ditetapkan sebagai tersangka karena menunggu hasil pengembangan lanjutan oleh Polisi. (Budi Gea)
38 Stand Ditampilkan Pada Pameran Pembangunan Kabupaten Nias di Gidò

38 Stand Ditampilkan Pada Pameran Pembangunan Kabupaten Nias di Gidò

Bupati Nias saat berkunjung di Stand Pemuda Pancasila di Gidò
|Foto: FB MPC PP Kabupaten Nias
Nias,- Sebanyak 38 stand mengisi pameran pembangunan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Nias dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-71 Tahun 2016 di Lapangan Beringin Hiliweto,Kecamatan Gidò, Minggu (21/08/2016).

Pameran pembangunan itu juga diisi dengan atraksi tradisional Faliera dari Desa Hilisebua, Kecamatan Gidò.

Dalam laporan ketua panitia penyelenggara pameran pembangunan tersebut, Marthin L Harefa mengatakan bahwa 38 stand tersebut masing-masing 29 stand SKPD Pemerintah Kabupaten Nias, 2 stand dari Kecamatan, 1 stand Tim PKK Kabupaten Nias, 1 stand BUMN yakni dari PLN Wilayah Nias, 3 stand BUMD dari PDAM Tirta Umbu, Bank Sumut dan PD Pasar Yaahowu, 1 stand NGO Survaid Indonesia, 1 stand Pemuda Pancasila bersama KNPI dan 2 stand dari Perusahaan Swasta UKM Indah Sari dan Larutan Penyegar Cap Kaki Tiga.

"Pameran pembangunan ini bertujuan untuk memperkenalkan, memasarkan produk atau kegiatan masing-masing SKPD dan sebagai ajang silaturahmi dan tukar informasi bagi masyarakat kepulauan Nias dan khususnya masyarakat Kabupaten Nias, dengan prinsip Inovatif, Informatif, menarik, berkualitas dan berdaya saing,"kata Marthin Harefa.

Selain itu, untuk memeriahkan pameran pembangunan tersebut panitia juga menggelar berbagai lomba diantaranya Panjat Pinang, Pemutaran Film Keluarga Berencana, Lomba Vokal Solo Putra Putri, Pemilihan Putri dan Putra Tuwu, lomba Vokal Group. Kegiatan tersebut digelar dari tanggal 21samapi 25 Agustus 2016.

Sementara itu, Bupati Nias Sokhiatulo Laoli pada sambutannya saat membuka kegiatan pameran tersebut menyampaikan bahwa melalui pameran tersebut dapat melihat berbagai perkembangan dan  kemajuan produk-produk dan pembangunan yang sudah laksanakan, baik fisik maupun non fisik, serta rencana-rencana pembangunan yang akan datang.

"Masyarakat melalui pameran ini dapat berinteraksi langsung dengan SKPD-SKPD dengan menyampaikan keluhan-keluhan maupun saran-saran untuk perbaikan yang lebih baik kedepan, untuk itu diharapkan kepada masyarakat Kabupaten Nias dapat berpartisipasi dalam membangun Kabupaten Nias yang kita cintai ini.
Komitmen Pemerintah Kabupaten Nias bertekat untuk terus berupaya memajukan Kabupaten Nias ini dengan sungguh-sungguh  sehingga mengalami perubahan di berbagai bidang, untuk itu diperlukan dukungan dari berbagai pihak, masyarakat, DPRD dan Pemerintah Daerah,"ucap Bupati.

Bupati Nias juga mengingatkan kepada seluruh SKPD  agar fokus pada pembangunan yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Nias terutama dibidang Pariwisata dan Perikanan sesuai pesan dari Presiden Republik Indonesia pada tanggal 19 Agustus 2016 kemarin. (MM)
Wah, Salah Satu Pembunuh Pemilik Toko Eterna Masih Berstatus Pelajar SMA

Wah, Salah Satu Pembunuh Pemilik Toko Eterna Masih Berstatus Pelajar SMA

Dua pelaku pembunuhan di toko Eterna Gunungsitoli
Gunungsitoli,- Salah satu dari dua tersangka pelaku pembunuhan kepada pemilik toko Eterna Leonart Sulimto Alias Kindek diketahui masih berstatus pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA). Dari penelusuran wartanias.com, Selasa (23/08/2016) salah satu pelaku yang masih pelajar tersebut adalah YPD.

YPD diketahui duduk dibangku kelas tiga (XII) Jurusan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di SMA Negeri tiga Gunungsitoli. Pihak sekolah mengaku kaget ketika mendengar informasi PD merupakan salah satu pelaku pembunuhan pemilik toko Eterna.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMA Negeri 3 Gunungsitoli, Ribeni Gulo kepada wartawan membenarkan bahwa YPD merupakan siswanya. Ia mengetahui sosok YPD sebagai pelajar yang ramah dan mudah bergaul kepada sesama teman-temanya.

"Ia benar. YPD adalah siswa kami di SMA Negeri 3 Gunungsitoli. Namun umurnya sudah mencapai 19 tahun. Penilaian sekolah terhadap perilaku YPD setiap hari dikenal sosok yang baik sama seperti siswa lain. Namun karena saat ini dia (YPD) menjalani proses hukum ia akan kita kembalikan kepada orangtuanya,"jelas Ribeni, Selasa (23/08/2016).

Teman satu kelas YPD juga mengaku mengetahui sosok YPD sebagai pelajar yang berkepribadian baik dan tidak pernah melawan guru serta bersahabat kepada sesama siswa.

"Yang saya tahu dia (YPD-red) merupakan siswa yang bersahabat kepada sesama teman. Ia tidak pernah melawan guru. Ia bahkan suka memberi tawa dan canda saat bersama dengan teman-teman di sekolah,"ucap Oktavianus Laia, teman satu kelas YPD kepada wartawan.

Para siswa di SMA Negeri 3 Gunungsitoli juga merasa kaget karena tidak percaya salah satu teman mereka yang dikenal baik tersebut merupakan pelaku pembunuhan kepada pemilik toko Eterna di Kota Gunungsitoli.

Seperti diberitakan sebelumnya, kurang dari 24 jam, Personil Polres Nias berhasil membekuk dua pelaku pembunuhan terhadap pemilik toko Eterna di jalan diponegoro Kota Gunungsitoli. Masing-masing pelaku adalah YPD (19) Alias Putra dan EW (22) Alias Evan. Pelaku dibekuk dirumah mereka masing-masing pada Minggu (21/08/2016) tanpa perlawanan. Dihadapan Polisi pelaku mengakui perbuatanya. (Budi Gea)
Selasa, 23 Agustus 2016
Agen BNI Life Mengeluh Karena Honor Mereka Belum Dibayar

Agen BNI Life Mengeluh Karena Honor Mereka Belum Dibayar

Kantor BNI Life Gunungsitoli |Foto: Budi Gea
Gunungsitoli,- Sejumlah wanita yang mengaku dipekerjakan oleh Pimpinan Bank Negara Indonesia (BNI) Life yang berkantor di jalan wr.supratman, Komplek Ruko BNKP, Nomor 59, Kota Gunungsitoli mengeluh karena honor mereka sebagai pencari nasabah (agen) belum dibayar.

Salah seorang wanita yang mengaku sebagai agen BNI Life, Ira Zebua kepada wartanias.com mengatakan honor mereka selama satu bulan pada Agustus ini belum juga dibayar oleh Pimpinan BNI Life tersebut.

"Ia bang, honor kami bertiga hingga saat ini masih belum dibayarkan oleh Pimpinan BNI Life ini tanpa alasan yang jelas,"ucap Ira bersama teman-temannya Fero Mendrofa dan Fani Zebua tak jauh dari Kantor BNI Life Gunungsitoli, Selasa (23/08/2016).

Mereka mengaku telah mendapatkan nasabah dan mencapai target seperti yang ditugaskam oleh Pimpinan mereka pada bulan agustus ini.

"Padahal kami sudah mendapatkan target dari nasabah senilai 5 juta seperti yang diperintahkan oleh pimpinan kami,"ucapnya sedih.

Mereka berharap kepada pimpinan BNI Life Kota Gunungsitoli dapat segera membayarkan honor mereka karena sudah menjadi haknya sebagai pencari nasabah.

Sementara itu, Manager BNI Life Kota Gunungsitoli Verianto Telaumbanua yang dihubungi oleh wartanias.com melalui telepon selulernya mengatakan bahwa para wanita itu bukan sebagai Agen BNI Life sehingga honor mereka tidak mau dibayarnya.

"Harus jelas dulu pak. Mereka itu kan bukan karyawan dan bukan agen BNI Life. Jadi bagaimana saya bisa membayarkan gaji mereka. Mereka itu tidak saya gaji karena bukan kerja di BNI Life,"katanya, Selasa (23/08/2016).

Verianto mengaku memang mengenal ketiga wanita tersebut karena diberi tugas sebagai pencari nasabah untuk BNI Life. Namun status ketiga wanita itu menurutnya tidak ada.

"Ia saya kenal mereka. Statusnya bukan agen. Mereka itu hanya kerja sama saya. Ibaratkan kalau menjual sepeda motor apabila mereka mendapat calon pembeli maka dikasih komisi. Jadi mereka itu hanya mencari komisi untuk calon nasabah BNI Life,"kilahnya.

Manager BNI Life Kota Gunungsitoli tersebut menegaskan tidak akan membayar honor ketiga  wanita tersebut karena status mereka bukan karyawan ataupun Agen BNI Life. (Budi Gea)
Pelaku Pembunuhan Pemilik Toko Eterna Berhasil Diungkap

Pelaku Pembunuhan Pemilik Toko Eterna Berhasil Diungkap

Para pelaku saat melakukan prarekonstruksi
Gunungsitoli - Kepolisian Resort (Polres) Nias berhasil mengungkap tersangka pelaku pembunuhan pemilik Toko Eterna, LS (54) di Jalan Diponegoro no. 146 Gunungsitoli yang terjadi pada Minggu (21/08/2016). (Baca: Pemilik Toko Eterna Ditemukan Tewas Dengan Tangan Terikat di Rukonya)

"Para tersangka Pelaku antara Lain EW Als Evan ( 22) tahun tempat tinggal di Jalan Diponegoro Gang Nusantara Kecamatam Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli. YD Als  Putra, (19) tempat tinggal di Jalan Diponegoro Kecamatan Gunungsitoli,Kota Gunungsitoli, EW di bekuk dirumahnya sekitar Pukul 20.00 Wib, Minggu (21/08/2016) sedangkan YD dibekuk sekitar pukul 22.00 Wib juga di kediamannya, ”Demikian disampaikan Kapolres Nias AKBP Bazawato Zebua yang di dampingi oleh Kasat Reskrim AKP SK. Harefa serta Kanit I Sat Reskrim Ipda Enand Daulay di Mapolres Nias setelah selesai melaksanakan Pra Rekontruksi,senin (22/8/2016).

Kapolres Nias menjelaskan bahwa, motif dari kejadian tersebut adalah perampokan yang telah direncanakan oleh EW, dalam aksinya EW menawarkan kepada korban  seorang Tukang Pijat yang merangkap sebagai seorang Paranormal dan korban menerima tawaran tersangka pelaku. sehingga pada hari Sabtu (20/08/2016) sekitar Pukul 22.00 Wib,  EW dan YD mendatangi korban.
Tanpa rasa curiga Korban mempersilahkan keduanya masuk kedalam Ruko dan secara bersama-sama menuju lantai II, setiba di lantai II, YD memulai Ritual dengan berpura-pura  meminta kepada  korban untuk menyediakan sebuah Piring dan kemudian diatas Piring tersebut diletakkan uang Pecahan Rp. 100 Ribu.

Sebelum tersangka YD melakukan pemijatan terlebih dahului tangan korban di ikat dengan kain. Hal  tersebut dilakukan dengan dalil bagian dari ritual yang sebelumnya telah di beritahu oleh EW kepada Korban. Selanjutnya YD melakukan pemijatan dibagian kepala korban, pada saat melakukan pemijatan,Tersangka EW memberikan Aba-aba kepada YD untuk segera mengeksekusi, tetapi dari beberapa kali permintaan EW, YD selalu menolak karena takut.

Akhirya, EW berinisiatif memijat kepala korban sedangkan YD yang berada di sisi Kanan Korban disuruh oleh EW untuk menusuk leher korban. Lalu YD menusukan pisau keleher  korban sebanyak 1 kali. Setelah korban lemas, korban ditidurkan diatas tyaki.

"Setelah yakin korban telah meninggal dunia, kedua pelaku menuju kamar tidur dan membuka lemari korban, selanjutnya tersangka EW mengambil sebuah tas ransel yang berisikan uang, selanjutnya tersangka meninggalkan  korban  dengan menggunakan  sepeda motor menuju salah satu rumah Tersangka EW di Sukaramai,Jalan Anggrek,  dirumah tersebut  kedua tersangka membagi uang secara bersama-sama," Ujar Kapolres.

Masih diterangkannya, bahwa awal dari pengungkapan  diperoleh Informasi dilapangan pada saat olah TKP bahwa ada sesorang yang di Curigai (EW) sering mendatangi Korban di ruko, dari informasi tersebut dilakukanlah pengembangan.

Penyidik menghubungi nomor telpon EW, EW mengaku berada di Teluk dalam. Lalu di lakukan pengecekan Lokasi keberadaan EW melalui GPS dan didapatkan Informasi bahwa EW berada di Sirombu. Mengetahui keadaan tersebut personil Sat Reskrim bergerak dan melakukan pengecekan terhadap posisi para pelaku.  Beberapa saat kemudian ketika dilakukan pengecekan ulang ternyata posisi EW bergerak menuju Gunungsitoli dan ketika EW tiba di rumahya, personil langsung melakukan penangkapan. 

"EW sempat berkelit tetapi ketika dilakukan Interogasi di Sat Reskrim, EW tidak bisa mengelak dan kahirnya dia mengakui bahwa pada saat ditelpon tersebut dirinya bukan di teluk dalam tapi di  Sirombu bersama YD dengan menggunakan Mobil Rental. Pada pengembangan  pemeriksaan selanjutnya,  EW mengakui bahwa memang dia bersama YD yang melakukan Pembunuhan terhadap  LS als Kindek yang dilakukan pada hari Minggu , dari tangan pelaku Polisi menyita uang Sebesar Rp. 26 juta, sebuah HP merk Nokia, serta sebilah Pisau berukuran panjang 20 Cm, " Ujar Kapolres Nias.

Selanjutnya Kasat Reskrim Polres Nias AKP SK. Harefa mengatakan bahwa terhadap 2 orang pelau akan di kenakan pasal 340 atau atau 338, 365 ayat (4),(3), yo pasal 55 dari KUHPidana dengan ancaman Hukuman maksimal hukuman mati. (Budi Gea)
Minggu, 21 Agustus 2016
Wakil Wali Kota Gunungsitoli Buka Secara Resmi Turnamen Wali Kota Cup 2016

Wakil Wali Kota Gunungsitoli Buka Secara Resmi Turnamen Wali Kota Cup 2016

Sowa'a Laoli menendang bola kaki pertama |Foto: Budi Gea
Gunungsitoli,- Wakil Wali Kota Gunungsitoli, Sowa'a Laoli membuka secara resmi turnamen Wali Kota Cup tahun 2016 di Lapangan Pelita Kota Gunungsitoli, Minggu (21/08/2016) Sore.

Pembukaan itu ditandai dengan tendangan bola pertama Wakil Wali Kota saat membuka langsung pertandingan cabang Olah Raga Sepak Bola.

Ketua Umum Panitia Wali Kota Cup 2016, Agus Hardiyan Mendrofa pada laporannya mengatakan bahwa turnamen Wali Kota tahun 2016 ini akan mempertandingan cabang olah raga Sepak Bola, Bulu Tangkis dan Bola voli antar klub.

"Tujuan dilaksanakannya Turnamen ini adalah agar masyarakat gemar berolahraga dan menjadikannya sebagai gaya hidup, menstimulus lembaga, individu, kelompok, klub dan insan cabang olahraga di Kota Gunungsitoli dan sebagai wujud perhatian Pemerintah Gunungsitoli terhadap prestasi olahraga,"ucapnya.

Turnamen Wali Kota Cup ini akan memperebutkan hadiah berupa uang pembinaan toal senilai Rp.100 Juta ditambah piagam penghargaan dari Panitia. Sumber dana untuk melaksanakan kegiatan tersebut berasal dari P-APBD Kota Gunungsitoli tahun 2016 melalui Disparbudpora.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Gunungsitoli dalam arahannya saat membuka secara resmi kegiatan tersebut berharap agar melalui turnamen tersebut pemberdayaan organisasi dan kelembagaan olahraga dapat ditata sehingga terlihat barometer peningkatan aktivitas menajemen keolahragaan di Gunungsitoli.

"Untuk itu saya berharap kepada seluruh komponen yang terlibat dalam turnamen ini secara khusus kepada pemain, wasit dan panitia agar menjunjung tinggi nilai sportifitas,profesionalisme serta memegang teguh prinsip keadilan,"ucapnya.

Informasi yang diperoleh wartanias.com, pembukaan turnamen tersebut mempertandingkan dua klub cabang olah Raga Sepak Bola yakni Klub Pelita Comunity vs Klub Towi-Towi dan Klub Orada vs Prima Star.

Sedangkan Cabang olahraga Bulu Tangkis dan Bola Voli masih dibuka pendaftaran untuk ikut bertanding hingga dua hari kedepan. (Budi Gea)
Pemilik Toko Eterna Ditemukan Tewas Dengan Tangan Terikat di Rukonya

Pemilik Toko Eterna Ditemukan Tewas Dengan Tangan Terikat di Rukonya

Personil polres nias melakukan olah TKP |Foto: Humas Polres Nias
Gunungsitoli,- Pemilik Toko Eterna di Jalan Diponegoro Kota Gunungsitoli diduga dibunuh dan ditemukan meninggal dalam keadaan tangan terikat di dalam Rumah Toko (Ruko) miliknya pagi tadi, Minggu (21/08/2016).

Informasi yang dihimpun wartanias.com dari Ps.Paur Humas Polres Nias, Aiptu O.Daeli pemilik toko Eterna tersebut adalah SL (54) Alias Kindek seorang warga keturunan tionghoa.

"Peristiwa itu benar. Korban ditemukan dalam keadaan tangan terikat dan bersimbah darah,"ujar O.Daeli melalui sambungan telepon selulernya, Minggu (21/08/2016) siang.

Saat ini, Satuan Reskrim Polres Nias sedang melakukan olah tempat kejadian untuk mengetahui motif pelaku. "Polisi sedang melakukan penyelidikan terkait motif pembunuhan tersebut,"ucapnya singkat.

Arus Lalu Lintas sepanjang jalan Diponegoro Kota Gunungsitoli sempat macet karena beberapa pengendara berhenti untuk sekedar melihat kejadian itu. Personil Polres Nias langsung turun untuk mengurai kemacetan. (Budi Gea)
Relawan dan Pemuda Minta Presiden Jokowi Naikkan Nilai Jual Harga Karet

Relawan dan Pemuda Minta Presiden Jokowi Naikkan Nilai Jual Harga Karet

Perwakilan pemuda menyampaikan surat kepada Jokowi
|Foto:FB Paulus
Gunungsitoli,- Sekelompok Relawan dan Pemuda yang mengatasnamakan diri Forum Pemuda Peduli Kepulauan Nias dan Bara JP meminta kepada Presiden Joko Widodo untuk mengupayakan peningkatan nilai jual komoditas utama petani seperti Harga Karet. Selain harga karet mereka juga meminta harga komoditas Kopra, Kakao, Pinang, Cengkeh dan Pala di naikkan agar masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok.

Permintaan tersebut disampaikan oleh kelompok Pemuda dan organisasi tersebut melalui surat yang diberi judul "suara akar rumput" yang diserahkan langsung kepada Joko Widodo di Hotel Kaliki saat Presiden melakukan kunjungan kerja di Pulau Nias, Jumat (19/08/2016).

"Benar kami sudah menyampaikan surat kepada bapak Jokowi ditempat penginapan beliau di kaliki. Isi surat tersebut diantaranya meminta Presiden agar meningkatkan harga komoditi karet di Pulau Nias dimana kita ketahui harganya telah menurun drastis,"ucap salah seorang perwakilan Forum Pemuda, Budiyarman Lahagu kepada wartanias.com, Minggu (21/08/2016).

Selain meminta harga komoditas utama Petani di Pulau Nias dinaikkan, mereka juga meminta agar kesejahteraan masyarakat dapat diperhatikan oleh orang nomor satu di Indonesia tersebut.

"Kami juga mendorong terbentuknya BUMD di Kepulauan Nias sesuai potensi yang ada dan memastikan dukungan BUMN agar dapat menekan angka urbanisasi dan angka pengangguran yang cukup tinggi dan memastikan terpenuhinya kebutuhan masyarakat disektor kelistrikan baik penambahan daya maupun pembukaan jaringan baru agar dapat menjangkau masyarakat disetiap pelosok desa,"ujarnya.

Menurut Budiyarman, aspirasi rakyat Pulau Nias yang disampaikan dalam lembaran surat tersebut telah diterima langsung oleh Presiden Joko Widodo. "Pak Jokowi berjanji akan mengambil kebijakan yang tepat terkait masalah kesejahteraan sesuai dengan surat kami itu,"katanya.

Selain masalah kesejahteraan masyarakat, dalam surat itu juga Bara JP dan Forum Pemuda Pulau Nias meminta Jokowi agar bidang Infrastruktur dan bidang penegakkan hukum diperhatikan. Mereka juga meminta dukungan pemerintah agar Provinsi Kepulauan Nias bisa dibentuk. (Budi Gea)
Back To Top